Kurikulum

Kurikulum Program Studi

Pengembangan Kurikulum di lingkungan UM. Buton diatur dengan pedoman perubahan kurikulum (Peraturan Rektor Nomor 132d Tahun 1436H/2015M) Dasar penyusunan pedoman peninjuan kurikulum antara lain: 1) Kepmendiknas No. 232/U/2000 tentang Pengembangan Kurikulum dan Penilaian Hasil Belajar, dan 2) Kepmendiknas No. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi, dan 3) PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Presiden No. 8/2012: KKNI

Kurikulum Prodi PGSD UM. Buton dikembangkan dengan langkah-langkah:
a. menentukan profil lulusan
b. Menentukan capaian pembelajaran,
c. memilih dan merangkai bahan kajian,
d. menyusun mata kuliah dan menentukan sks,
e. menyusun rencana pembelajaran Semester (RPS).

Prodi PGSD UM Buton melaksanakan peninjauan dan perubahan kurikulum setiap 4 tahun sekali dan/atau disesuaikan dengan perkembangan ipteks dan kebutuhan stakeholder. Disamping itu penekanan pengembangan kurikulum tidak lagi terbatas pada isi atau pengetahuan melainkan menekankan pada learning outcome yang menjadi gambaran kompetensi lulusan.

Konsekuensi kebijakan ini berpengaruh terhadap pendekatan pembelajaran, kedudukan dosen tidak lagi sebagai pusat pembelajaran tetapi sebagai motivator dan fasilitator. Proses dan strategi pembelajaran dilakukan dengan mengacu pada pencapaian kompetensi, karakteristik mahasiswa dan lingkungan dengan pendekatan belajar berbasis masalah (problem based learning), belajar secara kooperatif (cooperative
learning), belajar secara kontekstual, belajar secara kolaboratif, atau pendekatan lain yang sesuai dengan bidang keilmuan dan memperdalam keahliannya.

Proses peninjauan dan perubahan kurikulum diawali dengan membentuk Panitia Peninjauan kurikulum dengan SK Dekan FKIP No 30 tahun 1437H/2016M Tanggal 15 Januari 2016. Panitia Peninjuaan Kurikulum mulai bekerja dengan menghimpun bahan masukan dari stakeholder internal (dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa) maupun eksternal (alumni, pengguna lulusan, serta dari organisasi profesi guru).

Bahan masukan tersebut dirumuskan dalam kegiatan workshop kurikulum yang dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 24 – 31 Maret 2016 dengan melibatkan Dekan FKIP, ketua Prodi PGSD FKIP, dosen, karyawan, alumni, perwakilan Dinas Pendidikan, organisasi profesi guru dan Asosiasi LPTK PTM. Hasil peninjauan kurikulum berupa perubahan struktur dan isi kurikulum. Hasil workshop berupa kurikulum Prodi PGSD UM Buton, yang kemudian disyahkan oleh Rektor UM Buton dengan SK No 272/TAHUN 1437H/2016 M. tanggal 20 Mei 2016. tentang kurikulum Prodi PGSD FKIP UM Buton. Kurikulum tersebut terdiri atas 145 SKS terinci dari 133 sks kurikulum inti dan 12 kurikulum institusional serta memuat 10 sks kekhasan lokal. Kurikulum tersebut mulai diterapkan pada tahun ajaran 2016/2017